Selasa, 03 Januari 2012

Peranan Bidan dalam Pemberantasan PMS

Peranan Bidan dalam Pemberantasan PMS
PMS menyebabkan infeksi alat reproduksi yang harus dianggap serius. Bila tidak diobati secara tepat, infeksi dapat menjalar dan menyebabkan penderitaan, sakit berkepanjangan, kemandulan, kehamilan dan persalinan yang beresiko bahkan kematian. Resiko wanita untuk terkena PMS lebih besar daripada laki-laki sebab alat reproduksinya lebih rentan. Dan seringkali berakibat lebih parah karena gejala awal tidak segera dikenali, sedangkan penyakit melanjut ke tahap lebih parah. Sebagai tenaga medis, bidan berperan dalam penanggulangan masalah penyakit menular seksual yang sering terjadi di masyarakat. PMS itu sendiri perlu dipahami oleh masyarakat, termasuk bahayanya, pencegahan, screening (deteksi dini) dan penanganannya. Dalam hal ini harus ada sosialisasi dan kerjasama semua pihak yang terkait, termasuk tenaga medis lain yang berkolaborasi dalam tim maupun system rujukan.Upaya yang dilakukan dalam rangka pemberantasan penyakit HIV/AIDS disamping ditujukan pada penanganan penderita yang ditemukan diarahkan pada upaya pencegahan yang dilakukan melalui skrening HIV/AIDS terhadap darah donor, mengetahui persentasi donor darah yang discreening terhadap HIV-AIDS, upaya pemantauan dan pengobatan penderita penyakit menular seksual (PMS) serta meningkatkan cakupan penanganan kasus HIV-AIDS, infeksi menular seksual.
Peran bidan dalam pemberantasan PMS juga ditegaskan dalam kompetensi ke-2 Permenkes No. 900/MENKES/SK/VII/2002 :
·        Penyuluhan kesehatan mengenai PMS, HIV/AIDS, dan kelangsungan hidup anak.
·        Tanda dan gejala infeksi saluran kemih dan penyakit menular seksual yang lazim terjadi.





PENYAKIT MENULAR SEKSUAL
Penyakit menular seksual (PMS) relative sering terjadi pada kehamilan, terutama pada penduduk perkotaan yang kurang mampu, tempat penyalahgunaan obat dan prostitusi yang mewabah. Penapisan, identifikasi, edukasi dan terapi merupakan komponen penting pada perawatan prenatal wanita yang berisiko tinggi mengidap penyakit-penyakit ini.
DEFINISI
PMS adalah infeksi atau penyakit yang ditularkan melalui hubungan sek (oral, anal, vagina) atau penyakit kelamin atau infeksi yang ditularkan melalui hubungan sex yang dapat menyerang alat kelamin dengan atau tanpa gejala dapat muncul dan menyerang mata, mulut, saluran pencernaan, hati, otak serta organ tubuh lainnya, misalnya HIV/AIDS, Hepatitis B.
GEJALA PMS
a)     Perubahan pada kulit disekitar kemaluan
b)     Gatal pada alat kelamin.
c)      Terasa sakit pada daerah pinggul (wanita).
d)     Meski tanpa gejala dapat menularkan penyakit bila tenang.
CARA PENULARAN
Penularan PMS pada umumnya adalah melalui hubungan seksual (95%), sedangkan cara lainnya yaitu melalui transfusi darah, jarum suntik, plasenta (dari ibu kepada anak yang dikandungnya). Sumber penularan utama adalah WTS (80%).



BAHAYA/AKIBAT PMS
a)     Menimbulkan rasa sakit
b)     Infertilitas
c)      Abortus
d)     Ca cerviks
e)     Merusak penglihatan, hati dan otak
f)       Menular pada bayi
g)     Rentan terhadap HIV/ AIDS
h)     Tidak dapat disembuhkan
i)       Kematian
PENINGKATAN ANGKA KEJADIAN PMS DISEBABKAN BEBERAPA FAKTOR :
a)     Seks, bebas, norma moral yang menurun.
b)     Kurangnya pemahaman tentang seksualitas dan PMS.
c)      Transportasi yang makin lancar, mobilitas tinggi.
d)     Urbanisasi dan pengangguran.
e)     Kemiskinan.
f)       Pengetahuan.
g)     Pelacuran
PENCEGAHAN PMS
a)     Apabila belum menikah maka tidak melakukan hubungan seksual.
b)     Apabila sudah menikah maka saling setia dengan pasangan
c)      Hindari hubungan seksual yang tidak aman atau beresiko
d)     Menggunakan kondom untuk mencegah penularan
e)     Menjaga kebersihan alat genetalia


PENANGANAN BAGI YANG TERKENA PMS
a)     Segera periksa ke dokter atau petugas kesehatan.
b)     Jangan malu menyampaikan keluhan kepada dokter atau petugas kesehatan.
c)      Memenuhi aturan pengobatan sesuai petunjuk dokter atau petugas kesehatan.
d)     Jangan melakukan hubungan seksual kecuali menggunakan kondom
e)     Pasangan sex sebaiknya memeriksakan diri
f)       Beritahu tentang akibat PMS yang berbahaya bagi kesehatan diri.
PERAN BIDAN DALAM PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN PMS
a)     Bidan sebagai role model memberi contoh sikap yang baik pada masyarakat.
b)     memberikan konseling pada masyarakat terutama remaja dan pasangan suami istri tentang kesehatan reproduksi.
c)      Memberikan konseling pada masyarakat tentang penyebab dan akibat PMS
d)     Bekerjasama dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama dalam pelaksanaan penyuluhan pada masyarakat.
e)     Mewaspadai gejala - gejala dan mendeteksi dini adanya PMS

Tidak ada komentar:

Posting Komentar